kampung inggris

10 Hal Menarik Di Kampung Inggris Pare

kampung inggris pare

Kampung Inggris – Hastag Pare jahat, itulah yang kerap dirasakan oleh para anak muda ya di Kampung Inggris Pare. Mereka memakai istilah tersebut untuk mengenang suasana Kampung Inggris yang penuh persaudaraan. Dan tentu saja jahat karena Pare tega memisahkan persaudaraan itu.

Jika kamu termasuk salah satu orang yang menjadi korban hastag Pare jahat, maka kamu pasti pernah merasakan nuansa-nuansa berikut ini.

1. Kampung Inggris Pare memiliki kualitas udara yang baik

kampung inggris pare

Pada dasarnya, Pare adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kediri yang letaknya berbatasan dengan Kota Jombang di sebelah utara, Kota Malang di sebelah timur, Kota Kediri di sebelah selatan, dan Kota Nganjuk di sebelah barat. Desa yang termasuk dalam wilayah Kampung Inggris antara lain, Tulungrejo dan Pelem.

Oleh karena letaknya ada di sebuah desa, maka tidak mengherankan bila udara di Kampung Inggris tidak terlalu polutif. Masih banyak persawahan yang akan kalian temui, sehingga ketika pagi hari udaranya menjadi sangat segar.

Selain itu, masih banyak pula pepohonan rindang di pinggir-pinggir jalan ketika kalian bersepeda.

2. Pengendara sepeda yang berlalu lalang

kampung inggris pare

Kalau kalian berkesempatan mengambil kursus bahasa di Kampung Inggris, jangan sampai lupa untuk menyewa sepeda onthel. Ada banyak tempat persewaan sepeda onthel dengan harga sangat beragam sesuai dengan kantongmu. Kamu bisa memilihnya dengan memperhatikan segi kelayakan maupun keindahan.

Sepeda onthel adalah sarana transportasi paling mudah  dan murah yang bisa kamu gunakan. Menyewa sepeda onthel akan memudahkan mobilitasmu ketika hendak berpindah tempat dari camp menuju kursusan.

Menariknya, kamu bisa bersepeda onthel bareng temen-temenmu untuk sekedar jalan-jalan ke keliling Kampung Inggris.

3. Kampung Inggris Pare dan Cerita Cinta

kampung bahasa

Apakah kamu sedang terjebak cinta lokasi di Kampung Inggris? Ah jangan khawatir, itu adalah hal yang paling lumrah terjadi diantara para pemuda-pemudi Kampung Inggris. Nikmati saja masa-masa indah yang terjadi diantara kalian. Dan tentu saja, jangan bersikap berlebihan dalam menjalin hubungan.

Menghargai desa atau kampung tempat singgahmu adalah falsafah yang musti kamu pegang sebagai orang timur. Jangan sampai kamu berbuat tidak senonoh dan menghancurkan kepercayaan orang tua ketika di rantau.

Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kamu harus berpisah dengan si doi karena program yang telah berakhir. Namun, jika kamu memiliki komitmen yang kuat dalam menjalin hubungan, bukan tidak mungkin hubungan kalian terus berlanjut. Ada banyak cerita pernikahan yang berawal dari pertemuan di Kampung Inggris, tapi ada pula cerita tentang cinta yang terputus karena perpisahan.

Jadi, kalau kalian merasa yakin dengan hubungan cinta yang berawal dari perkenalan di Kampung Inggris, tidak ada salahnya untuk tetap berjuang bukan? Meskipun kalian harus terpisah untuk sementara.

4. Memiliki banyak kenalan baru

kampung bahasa

Jika kalian mengambil banyak program kursus, kalian akan berkesempatan mengenal lebih banyak teman. Bukankah itu kesempatan yang menarik? Sebab, para pemuda yang berkesempatan belajar di Kampung Inggris berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain berkesempatan mendapat banyak teman, kamu juga memiliki kesempatan besar untuk mendapat pasangan. Eits jangan sampai melupakan niat utamamu belajar ya….

5. Kampung Inggris Pare Memiliki Tutor yang menyenangkan

tutor

Salah satu keunggulan pembelajaran di Kampung Inggris adalah para pengajar atau tutornya masih muda dan menyenangkan. Selain itu, mereka juga mengajar dengan cara yang mudah dipahami. Jadi, kamu bisa bertanya kapanpun tanpa merasa sungkan.

Para tutor yang mengajar kerap mencitrakan dirinya sebagai “teman belajar”. Selayaknya teman yang lebih dulu menguasai materi, mereka akan berusaha semaksimal mungkin bisa dekat denganmu. Kamu seharusnya juga membuka diri untuk bisa bersahabat dengan para tutor ini.

6. Tempat belajar yang semi formal

buku

Sebagai sebuah lembaga pendidikan non-formal, banyak kursusan di Kampung Inggris memiliki gazebo menyenangkan untuk tempat belajar. Di tengah-tengah gazebo, kamu bisa merasakan angin semilir yang seringkali membuatmu terbuai dan mengantuk. Eits, kamu jangan sampai ketiduran lho ya.

Selain gazebo yang sepoi-sepoi, salah satu tempat belajar di Kampung Inggris adalah outdoor. Seringkali lembaga kursus memanfaatkan tanah lapang atau jalan raya untuk tempat pembelajaran. Hal ini sebagai sarana belajar Bahasa Inggris dengan metode yang lebih interaktif dan tidak membosankan.

7. Aturan kursus yang ketat

petunjuk

Lembaga kursus Bahasa Inggris adalah lembaga non-formal dan sifatnya tidak mengikat member atau peserta didik. Akan tetapi, janganlah mengira bahwa kamu bisa seenaknya saja keluar masuk kursusan tanpa alasan. Hal itu akan sangat merugikan dirimu baik dari segi biaya maupun materi pembelajaran.

Beberapa lembaga kursus memutuskan untuk tidak ambil pusing dengan member yang tidak disiplin. Namun di sisi lain, ada juga lembaga kursus yang sangat ketat menetapkan peraturan. Membernya yang tidak disiplin seperti suka telat dan jarang masuk kerap diberi hukuman. Hukuman yang paling fatal tentu saja bisa dikeluarkan dari lembaga.

Selain itu, diadakannya ujian akhir adalah salah satu teknik mengikat member agar tetap berfokus pada tujuan awalnya ke Kampung Inggris. Ujian akhir juga digunakan sebagai sarana mengukur kualitas output member dari sebuah kursusan. Jika rata-rata outputnya berhasil memiliki karir yang bagus, maka bisa dipastikan kualitas kursusannya juga baik.

8. Berwisata dengan kereta kelinci

kereta kelinci

Setiap akhir pekan, para member kursusan banyak yang merencakan liburan bersama. Mereka biasanya difasilitasi oleh lembaga dengan menyewakan kereta kelinci. Kereta kelinci inilah yang menjadi sarana menyenangkan untuk mengantarkan siswa ke tempat wisata.

Tempat wisata yang kerap dikunjungi antara lain Candi Surowono, Candi Tegowangi, Monumen Simpang Lima Gumul, dan Wisata Gunung Kelud. Rata-rata tempat wisata tersebut jaraknya tidak terlalu jauh dari Pare. Selain itu, dari segi biayapun relatif murah.

9. Merindukan rumah

home sick

Merindukan rumah atau home sick adalah perasaan yang kerap dialami oleh pemuda-pemuda yang sedang kursus di Kampung Inggris. Meskipun mereka menghabiskan waktu relatif singkat untuk kursus, rasa rindu itu akan selalu ada.

Perpisahan dengan teman-teman barangkali menjadi momen paling menyedihkan. Akan tetapi, momen tersebut akan segera berakhir dengan kebahagiaan karena dapat berjumpa kembali dengan orang tua dan sanak saudara di rumah.

10. Ritme belajar yang santai tapi serius

belajar

Jam belajar di Kampung Inggris memang sangat padat. Jam padat ini menyesuaikan dengan kurun waktu belajar keseluruhan yang hanya sampai dua minggu atau paling lama satu bulan untuk satu program. Namun jangan khawatir, di sela-sela jam padat itu, kamu juga tetap diberi jam istirahat.

Sistem pembelajaran memang terkadang melelahkan. Namun jika kamu tetap fokus, maka pelan tapi pasti kemampuan Bahasa Inggrismu akan meningkat. Jangan lupa pula untuk tetap mempelajarinya ketika sampai di rumah

Nah, itu tadi poin-poin penarik yang bisa kamu rasakan ketika mengambil kursus di Kampung Inggris. Pare tidak jahat kok, dia membantumu berkembang untuk semakin dewasa dan profesional di biding yang kamu pilih melalui Bahasa Inggris.

 

Read More